SEPUTAR GARANSI SMH NAMRider's

NAMRider's kali ini kami ingin memberikan sedikit edukasi untuk NAMRider's tentang garansi di setiap Sepda Motor Honda kepounyaan NAMRider's. Jika NAMRider's melakukan pembelian sepeda motor Honda yang baru maka NAMRider's akan mendapatkan garansi langsung dari PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai produsen sepeda motor Honda di Indonesia.

Penjelasan Singkat

Berikut adalah penjelasan singkat perihal ketentuan garansi motor Honda.

Secara umum motor Honda NAMRider's mendapat garansi dengan catatan :

  1. Motor Honda NAMRider's selalu rutin diservis di bengkel resmi motor Honda.
  2. Motor Honda NAMRider's hanya menggunakan aksesoris / suku cadang resmi.
  3. Bagian yang diklaim bukan habis atau rusak karena penggunaan NAMRider's.
Untuk detailnya dimohon NAMRider's membaca ketentuan dibawah.

Jenis Garansi

Garansi yang diberikan adalah :


  1. Garansi mesin – 3 tahun atau 30,000 KM tergantung mana yang lebih dulu dicapai.
  2. Garansi rangka dan sistem kelistrikan – 1 tahun atau 10,000 KM tergantung mana yang lebih dulu dicapai.
  3. Garansi komponen PGM-FI (khusus untuk motor berteknologi PGM0-FI) – 5 tahun atau 50,000 KM tergantung mana yang lebih dulu dicapai.
Ketentuan Garansi
Garansi ini hanya berlaku untuk penggantian atau perbaikan suku cadang yang rusak akibat:
  1. Kesalahan proses produksi.
  2. Kesalahan bahan atau material produk.
  3. Kesalahan konstruksi.
Garansi ini hanya berlaku untuk motor Honda yang dirawat secara teratur di bengkel resmi Honda / AHASS diseluruh Indonesia sesuai Jadwal Perawatan Berkala yang telah ditentukan dalam Buku Servis. Apabila motor Honda berpindah tangan, garansi tetap berlaku sepanjang mengikuti ketentuan di Buku servis ini.

Garansi Tidak Berlaku
Garansi tidak berlaku untuk motor Honda yang tidak dirawat secara teratur di bengkel resmi Honda/AHASS (mengikuti jadwal yang ditentukan di buku servis).

Garansi ini tidak berlaku untuk suku cadang yang habis karena pemakaian antara lain:

  1. Ban luar, ban dalam.
  2. Busi, Baterai.
  3. Kanvas rem, kanvas kopling.
  4. Saringan bensin, saringan oli mesin, elemen saringan udara.
  5. Bola lampu, sekering.
  6. Rantai roda, gir (sprocket) roda, drive belt (khusus skuter).
  7. Rantai mesin (khusus cub).\
  8. Baut atau mur, setelan roda/sleeve axle, setelan klep, karburator, dll.
  9. Oli mesin, oli gear, gemuk (grease), cairan baterai.
  10. Suku cadang dari karet.
  11. Roller Weight (khusus skuter).
  12. Selang bahan bakar (khusus PGM-FI).
  13. Filter pompa bahan bakar (khusus PGM-FI).
Garansi ini tidak berlaku apabila :

  1. Buku servis hilang / cacat / rusak.
  2. Jika tidak melakukan servis teratur di bengkel resmi Honda / AHASS sesuai Jadwal Perawatan Berkala di dalam buku servis.
  3. Jika kerusakan diakibatkan perawatan / perbaikan yang dilakukan diluar bengkel resmi Honda/AHASS.
  4. Jika kerusakan akibat pemakaian yang tidak benar/selazimnya antara lain: pengendaraan yang tidak benar dan/atau kesalahan pemakaian, tabrakan, jatuh, mengikuti balap, atau telah mengikuti modifikasi/perubahan.
  5. Untuk kerusakan akibat pemasangan/penggunaan/pemakaian antara lain: perlengkapan tambahan /accessories, penggunaan suku cadang selain “Honda Genuine Parts” (HGP), penggunaan bahan bakar minyak dan/atau pelumas yang tidak direkomendasikan oleh PT Astra Honda Motor.
  6. Untuk kerusakan/cacat akibat kebakaran, terkena bahan kimia, kotoran burung, getah pohon, garam, air laut dan sebagainya, bencana alam, pencurian, huru hara (dll). Anda disarankan menggunakan asuransi untuk mencover beberapa kejadian ini.
  7. Untuk gejala normal sesuai “standar pabrikan” seperti: suara, getaran, perembesan minyak, sepanjang tidak mempengaruhi kualitas, fungsi motor Honda.
  8. Untuk kerusakan akibat penyimpanan dan/atau pengangkutan yang salah oleh pemilik.
  9. Untuk kasus pembelian motor Honda yang tidak segera/langsung dipakai oleh pembeli (baru dipakai setelah melewati masa garansi.
  10. Untuk oli seal yang berada di sisi/bagian luar mesin, antara lain: oli seal di pedal starter, oli seal di pedal pemindah gigi transmisi , oli seal di Counter Shaft, dll.
  11. Kerugian dalam bentuk waktu dan biaya biaya insidentil lainnya seperti: biaya telepon, telegram, sewa motor/mobil, biaya penginapan dan sebagainya, selama unit motor Honda dalam perbaikan.
5 Hal Yang Menyebabkan Garansi Motor Honda NAMRider's Hangus

Pada motor Honda, setiap pembelian motor konsumen akan mendapatkan garansi injeksi selama 5 tahun atau 50.000 kilometer, garansi mesin selama 3 tahun atau 30.000 kilometer serta garansi rangka dan Kelistrikan selama 1 tahun atau 10.000 kilometer. Jangka waktu tersebut terhitung pada yang lebih dahulu tercapai.

Di artikel ini kami ingin membahas beberapa hal yang bisa menyebabkan garansi motor Honda NAMRider's hangus.

1. Buku Servis dan Garansi hilang atau rusak

Sebelum NAMRider's mengajukan klaim garansi pasti hal yang pertama ditanyakan oleh pihak AHASS adalah ketersediaan buku servis dan garansi. Jika buku tersebut hilang atau rusak maka NAMRider's tidak akan mendapatkan garansi karena pihak AHASS tidak dapat melakukan klaim.
Sebaiknya anda menyimpan buku service dan garansi di tempat yang aman dan mudah diingat. Dan pastikan anda mendapatkan buku service dari Dealer tempat anda membeli motor.

2. Tidak Melakukan Perawatan Berkala di AHASS Sesuai Dengan Ketentuan

Jika NAMRider's tidak melakukan service secara rutin sesuai dengan ketentuan pada buku service maka garansi akan hilang.

3. Terdapat Kerusakan Akibat Perawatan Diluar AHASS

Untuk melakukan perawatan berkala sebaiknya dilakukan di AHASS bukan di bengkel biasa karena apabila terjadi kerusakan pada motor NAMRider's maka tidak dapat melakukan klaim garansi.

Jika NAMRider's melakukan perawatan berkala di bengkel biasa, mekanik yang melakukan perawatan belum teruji keahliannya dan bisa saja melakukan kesalahan. Jika anda melakukan perawatan di AHASS, mekanik yang melakukan perawatan sudah teruji keahliannya bahkan sudah mendapatkan sertifikat sehingga anda tidak perlu khawatir mengenai kemampuannya.

4. Kerusakan Dalam Penggunaan

Hal-hal yang termasuk dalam hal ini NAMRider's adalah :
Menggunakan sepeda motor Honda tidak sesuai dengan petunjuk penggunaan pada buku pedoman pemilik atau penggunaan lain yang tidak sewajarnya.
Mengalami tabrakan atau terjatuh saat penggunaan.
Sepeda motor Honda digunakan dalam kegiatan perlombaan atau balapan motor.
Memodifikasi motor seperti pemasangan aksesoris atau penggunaan suku cadang lain selain Honda Genuine Parts (HGP).
Menggunakan bahan bakar ataupun minyak pelumas (oli) yang tidak sesuai dengan rekomendasi yang tertera pada buku pedoman pemilik.

5. Modifikasi Pada Bagian Kelistrikan Motor Honda NAMRider's

Banyak kasus dimana terjadi kerusakan pada motor Honda NAMRider's yang disebabkan modifikasi pada bagian kelistrikan motor NAMRider's. Modifikasi ini biasa dilakukan untuk memasang alarm motor atau lampu yang berbeda dari standar pabrikan. Apabila anda melakukan modifikasi seperti ini berhati hatilah sebab garansi NAMRider's akan hangus.

Artikel ini ditulis mengikuti ketentuan yang berada di setiap buku Servis motor Honda (yang diberikan untuk setiap pembelian Sepeda Motor Honda) per tanggal 21 May 2012. Apabila NAMRider's kurang jelas bisa langsung melihat buku servis anda ataupun menghubungi dealer Motor Honda/AHASS terdekat.

Demikian sedikit informasi yang dapat kami berikan untuk NAMRider's. semoga bermanfaat dan dapat menjadi tambahan pengetahuan untuk NAMRider's tentang garansi SMH NAMRider's.

"Salam Satu Hati"
NAMRider's


MODIFIKASI STANDART SAMPING (untuk SMH Matic)

Saya bersama rekan kerja di Nur Andhita mencoba mengutak-atik tentang saklar standar samping untuk SMH matic. Setelah sekian lama akhirnya kami dapat juga. SMH yang kami coba adalah SMH dari HONDA  Beat. Setalah mendapatkan kami langsung mencari bagian diagram kabelnya.

Setelah kami pelajari cara kerjanya : kabel hijau/putih (g/w) yang masuk ke ICM (Ingnition Control Module) harus terhubung dengan ground (kabel hijau) agar mesin tetap hidup, posisi standar  samping naik.

Kesimpulan saya : harus  menghubungkan  kabel hijau/putih (g/w) ini dengan ground (massa) saat   standar  samping di turunkan  oleh saya  supaya mesin tetap hidup.
Saya tidak  mau fitur keselamatan ini 100% non aktif dengan menghubungkan kabel hijau/putih (g/w) langsung terus menerus ke ground (massa) yang saya kehendaki adalah fitur keselamatan standar samping hanya non aktif dalam kondisi tertentu saja misalnya :  
  1. Mmemanaskan motor  tidak  perlu  standar tengah
  2. Turun sebentar mebuka pagar
  3. Berhenti lainnya yang tidak perlu mematikan mesin         

Akhirnya saya putuskan untuk memanfaatkan fitur rem parkir honda beat, yaitu rem belakang dapat di kunci (seperti rem tangan) jadi, sepeda motornya aman di rem, standar samping turun tetapi mesin tidak mati, dapat berhenti sesaat dan yang paling penting juga adalah fitur keselamatan standar samping tetap berfungsi, tetap mematikan mesin Jika standar samping turun dan sepeda motornya tidak di rem.

Saat sepeda motor di rem, saklar rem akan mengirim tegangan positif yang di teruskan melalui kabel warna hijau/kuning (g/y) untuk menyalakan lampu rem belakang untuk merubah sinyal rem tegangan positif menjadi sumber negatif seperti yang dibutuhkan ICM saya menggunakan relay. Saat tuas rem belakang ditarik kemudian di kunci lalu lampu rem menyala ada tegangan positif dikaki relay 85, relay akan bekerja dan menghubungkan kaki relay 30 dengan 87 maka ICM (Ingnition Control Module) tetap mendapat ground (massa) walapun standar samping di turunkan.

Nah NAMRider's sekarang sepeda motor Honda Beat saya sudah terpasang modifikasi standar samping ini. Honda Beat dapat hidup mesinnya (lampu depan ac menyala) dengan posisi standar samping setelah rem belakng di kunci tidak ada bagian kabel asli yang di rubah.

Selamat mencoba NAMRider's………..!!!

Salam Satu Hati : IA